kembali pulang
Jejak langkah kaki kembali mengitari perjalanan panjang, mengitari senja bersama kepak sayap camar laut terbang tinggi keangkasa kembali ke peraduan..kulangkahkan kaki menepaki hari berjalan bersama sang waktu merentas asa dan kembali pulang ke peraduan sang malam dalam kerinduan yang terdalam merengkuh cinta melepaskan semua beban..
Perjalanan waktu yang menorehkan luka-luka ,menempa hidup mencari makna arti diri dalam kehidupan..kini kujejakkan kaki dari penghujung waktu merengkuh angkasa dalam kepak sayap burung besi , ada kerinduan disana bersama waktu yang jauh tertinggal dan aku ada disini kembali pulang.. Kembali mencercah hari yang menghias titi-titik hujan yang membasahi dedaunan hijau, air sungai yang mengalir di sela riaknya yang mengelora , kicau burung pagi bersiut-siut menyambut sang pagi..
Kulangkahkan jejak letih menggapai ampunan rindu dan belai kasih. meluahkan resah dalam selaksa doa dalam untaian cinta, bersujud mengiba menghujamkan rasa dipangkuan dan buaian makna menggapai ridho illahi..meleburkan airmata dalam kasihnya dipelukan dan buain kasih sayang dalam belaianmu dimasa yang lalu dan kasih mu seluas samudra…., ibunda….kembali ku pulang… mengurai cerita dalam kasihmu..
Perjalan ini teramat panjang….
perjalan sunyi…
perjalanan mencari arti diri…
dan kita khan kembali…
Agustus 24, 2008 pada 4:08 pm
kita akan kembali pulang.. pulang, sebenar-benar pulang..
Agustus 24, 2008 pada 4:19 pm
ibunda akan membuka tangannya dan mendekapmu kembali ke pelukannya.. dan kita tentu akan kembali pulang..
pulang….
*ngaco*
saya jarang ngarang2 beginian. btw, blogny bagus pak..
Agustus 24, 2008 pada 6:43 pm
Pulang
Aku ingin sekali pulang bila sanguku telah tergalang
Agustus 24, 2008 pada 7:57 pm
aku ingin tidur dalam pelukan bunda
slmt mlm pak Rizal
salamku
Agustus 24, 2008 pada 11:41 pm
seuah narasi yang indah dan eksotis, mas. saya suka banget membacanya. mungkin benar kata orang bahwa tujuan utama manusia dalam mengarungi hidup dan kehidupan adalah untuk kembali pulang. entah ke mana?
Agustus 25, 2008 pada 5:13 am
Pulang kemana Pak?
Agustus 25, 2008 pada 5:42 am
Pulang ke kampung halaman
sungai mengering, hutan gundul
burung besi sering lewat terbang..burung bulu telah jarang
ku berdoa..di pusara bunda dan ayahku..
kulihat sekeliling..penuh daun kering
dihembus angin..berterbangan bersama debu…
kampungku..kampungku..aku kembali…untuk pulang kerantauku…
Agustus 25, 2008 pada 11:11 am
pulang…..ke pangkuan bunda
selalu sejuk dan memberi kedamaian
sebelum pulang ke pangkuan Ilahi
mari kita sama-sama siapkan bekal
Agustus 26, 2008 pada 7:23 am
Kita kan kembali pada keabadian
Dan semoga nanti kita ditempatkan di temptnya yang terbaik
Agustus 27, 2008 pada 11:47 am
Pulang…???
jadi ingat rumah…
Agustus 27, 2008 pada 2:29 pm
ku pulang….dan tak pergi lagi. sungguh. sang bus yang harus pergi pulang dan berulang-ulang, dia pulang dan pergi lagi. sedangkan aku. ku pulang dan tak pergi lagi.
Agustus 27, 2008 pada 11:34 pm
salam kenal…
saya suka tulisan yang ini….
indah dan sangat menarik ahti saya…..
Agustus 29, 2008 pada 3:30 am
aku juga sebentar lagi pulang. mudik. hari lebaran.