Benang Kasih
Titik mata api membara disudut hati ketika sebuah makna pengorbanan dan keikhlasan berbuah derita , sungguh arti yang sulit di mengerti sebuah bentuk kezaliman yan terencana dalam bingkai dusta mengoyak sebuah tatanan yang terbina dalam ikatan kasih.
Penafikan yang terbelenggu dalam nafsu yang meraja meraih keangkuhan menebarkan sejuta sekam di balut dendam..adakah ini penistaan kalbu melepaskan belenggu diri menikam di urat nadi meluahkan rajam diantara luka-luka yang menganga .
Benang kasih yang terulur jauh di arak ketinggian awan melambai melepaskan sebuah arti di terjang hembusan angin…. jauh.. dan terbenam dalam ketakberdayaan di balut benalu yang melekat dalam , merobek luka..bergayut jauh dititik langit dan hilang dalam kelam..
Akankah tali kasih khan terajut kembali..di gelora dalam riak nafsu yang meraja membenamkan asa..tali kasih terobek sebuah luka..ketakberdayaan ..keserakahan..
Ya Allah limpahkan ketabahan ..kesabaraan dan keihklasan kami meraih cintamu dalam mengarungi kehidupan..
Ya Allah jauhkan kami dari Murkamu dan dekatkan kami dalam KasihMu, Jadikan kami hambamu yang bersyukur atas nikmatMU.
Agustus 30, 2008 pada 5:40 am
amin..
Agustus 30, 2008 pada 6:43 am
amin, kita manua cuman bisa mendoakan
Agustus 30, 2008 pada 7:21 am
tabah….. sabar dan ikhlas adalah tiga hal yang sulit memang dalam menghadapi ujian kehidupan. Walau begitu Allah akan tetap menyayangi makhluk2Nya bagaimanapun juga, karena kasih sayang Allah berbeda dengan kasih sayang makhluk. Kasih sayang Allah maha luas. Namun kita juga wajib untuk memenuhi segala perintah2Nya dengan tidak membuat kerusakan (kerusakan dalam arti luas tentu saja) di muka bumi ini.
Agustus 30, 2008 pada 9:06 am
amiiin
di bulan penuh berkah ini
mari sama-sama merajut
benang kasih lebih kokoh
padaNya
Agustus 30, 2008 pada 9:13 am
..amin..
Agustus 30, 2008 pada 10:06 am
Semangat mas Fahrizal…
Agustus 30, 2008 pada 11:24 am
amin….
Agustus 30, 2008 pada 11:38 am
mohon maaf lahir dan batin
Agustus 30, 2008 pada 1:15 pm
sungguh untaian kata yang terbalut indah dalam rangkai kata
dan memiliki kedalaman arti
tetap semangat pak fahri
semoga Allah selalu melapangkan setiap jalan yang kita lalui.
Amin
Agustus 30, 2008 pada 4:32 pm
moga2 nggak terjadi lagi….
keep smile aja deh….
Agustus 30, 2008 pada 7:11 pm
aminnn… kita semoga damai didunia damai diakhirat damai selalu
Agustus 30, 2008 pada 8:36 pm
Indah banget….
Met berpuasa semoga puasanta POL
Agustus 30, 2008 pada 9:10 pm
Wuiii kata-nya harus kubaca berulang2 baru bisa ngerti:D
walaupun sedikit “menyayat hati”, tetapi bait2 terakhir yang jadi penawarnya….Ikhlas , tawakkal, pasrah kepadaNyalah yang menjadi jawabannya
Agustus 31, 2008 pada 1:58 am
benang kasih pada-Nya akan tetap abadi, apabila dalam setiap denyut napas kita senantiasa bersamanya
Agustus 31, 2008 pada 8:21 am
slmt menunaikan ibadah puasa,pak
mhn maaf lahir dan bathin bila ada kata2ku yg salah
September 1, 2008 pada 10:40 am
Sesuatu yang nikmat biasanya susah didaptkan, begistupun kenikmatan bersyukur.
September 2, 2008 pada 6:57 am
salam hangat ya mas…
September 2, 2008 pada 11:58 am
Subhanallah