Kasih diriak gerimis

Dua Ramadhan telah berlalu..aroma khas yang menyembur diujung lorong-lorong yang bercat putih diantara hilir mudik manusia-manusia bergaun dan berjubah putih mengisi hari di gerimis yang turun menebar kasihnya di belai kepekatan malam yang terjaga diantara erangan yang meringis dibalik bilik-bilik yang tertutup rapat.

Detak nadi yang berganyut lemah menghujam diantara titik warna dalam tetesan yang berlahan mengisi nadi di kantung yang bertengger di ujung penyanggah menemani denyut yang berlahan berbisik lembut menggenggam rasa meraih kehidupan.

Di Malam yang panjang diantara titik gerimis berlahan menyebar kedinginan menusuk ke penghujung sepi , kepasrahan meraih makna hidup , pengorbanan meraih cinta , keihklasan meluahkan rasa ketakberdayaan.

Tafakur di belai doa membelai rasa kasih seorang ibu..istri.. menebar cinta. Pengorbanan ayah… suami menggapai keikhlasan dalam erangan disudut bisikan nadi. Doa Sang Anak ..memohonkan munajat ke hadiratnya di titik rindu membasuh peluh. Ketulusan Sahabat .. mengiringi malam panjang keterjagaan diuntaian titik embun yang membasahi bumi.

Gerimis yang turun dibuai kasih yang tercurah memberi makna kehidupan  menuju mata Air CInta di malam-malam NYA.

33 Tanggapan ke “Kasih diriak gerimis”

  1. Smoga gerimisnya menjadi rahmat dan anugerah

  2. Semoga Ramadhan ini senantiasa membawa kesejukan. Menggiring langkah kita pada ketakwaan. Bagi saudara-saudara kita yang sakit, semoga lekas sembuh dan kembali berkumpul bersama keluarga masing-masing.

  3. Tulisannya menyentuh hati untuk bertafakur…
    Syukron

  4. adakah kasih tercipta lewat gerimis nan menali di penghujung malam?
    kadang kuberpikir, cinta-Nya meneruka ladang-ladang gelap hati
    yg kadang dibaluri rindu dan dendam
    dalam setiap musim yg menghamparkan jubahnya
    dalam rahmat dan ampunan Sang Pengasih

  5. merindu cinta yang turun di setiap tetes embun
    merindu Rahmaan yang tercurah di setiap desah
    meraih Rahiim yang datang di setiap langkah
    semoga mendekatkan kita pada-NYA

  6. nice… kpn gw bisa nulis kayak gituh ya…

  7. Iya, selalu ada cinta ya kang … tapi kenapa saya tidak diberi ALLAH yang satu ini yah, ah mungkin mash terlalu banyak kesalalahan saya dimasa lalu…

  8. Rindu akan setipa kasih yang telah Engkau berikan kepada kami umatmu.
    hanya ada syukur untuk kebahgian dari sesama yang saling mengasihi.

  9. Maksudnya baru dua ramadlan apakah Bapak Muallaf?

  10. kisah yang bagus.

    aku juga menulis kisah nyata bocah bernama Mirahel, yang pada Ramadhan ini berbuka puasa tanpa ayahnya, karena telah dihabisi dan dimutilasi oleh Ryan :

    http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/09/03/mirahel-belum-tahu-bapaknya-dibunuh-oleh-ryan/

  11. Selamat puasa ya pak, semoga bisa memanen berkah ramadhan

  12. puisinya mantaffff…..

  13. motivasi yang selalu menjadi keinginan kita bersama..
    sukses selalu pak :)

  14. Sepertinya sebuah suasana yang akan selalu dirindukan.

  15. Damai sekali pak rasanya..
    sayangnya ogut ga bisa terlena spt itu, realita diluar butuh effort besar ntuk diselesaikan..

    Salut bisa begini pa..

  16. Hhhhhh…. nyaman membacanya…..
    Rinduku selalu pada ramadhan…

  17. Belai rasa kasih sayang,
    debaran cinta dan rahmat,
    menggapai tulus keikhlasan,
    memohonkan munajat,
    membasuh suci ketulusan,
    mengiringi malam-malam Ramadhan..

  18. subhanallah.., luar biasa pak..

  19. gerimisnya adem nian…

  20. selamat berpuasa ramadhan… :)

  21. selamt manjalankan puasa Kang…salam kenal dr Semarang

  22. buat mas Fahrizal & mas Zulmasri: alunan kata nan cantik. Adem dibacanya :D

    Salam kenal yg… happy ramadhan

  23. bersama malamMu,
    menuju mata air Cinta.
    aku merindukan itu selalu,pak.

  24. ramadhan kali ini.. SANGAT NIKMAT.. hehehehe

  25. keren tulisannya………

  26. Kekaguman kepada Al Khalik, bisa ditunjukkan dengan berbagai cara. Salah satunya melalui kata-kata puitis, baik bentuk prosa maupun puisi. Allah saja berdialog dengan ummatnya menggunakan bahasa (Al Quran) yang puitis.

    Sesungguhnya Allah menyenangi keindahan!

    Selamat berdialog dengan bahasa keindahan!

    Tabik!

  27. Selamat berpuasa, semoga kita menjadi manusia yang lebih baik lagi. Amin

  28. subhanallah, sekali lagi kuterbuai oleh rangkaian kata yang begitu indah dari pak fahri.

    “selamat menunaikan ibadah puasa”
    semoga puasa kita memberikan keberkahan bagi kita. Amin

  29. di tempatku tak hanya gerimis
    hujan turun membasahi bumi
    semoga cintaku padaNya
    sederas hujan hari ini
    yang tak tau kapan berhenti

  30. Semoga berkah Ramadhan menyirami kita semua.

Tinggalkan Balasan