Ikhtiar dalam doa
Sepuluh rmadhan telah berlalu,kulekatkkan sejuta makna dalam lafaz doa memohonkan ampunan llahi, hari-hari di ramadhan yang berselimut kabut di iringin hujan yang menyiram di sekitaran hari memberi kesejukan di buai sang bayu…
Diiring langkah yang lelah kurebahkan lelah di sudut masjid yang teduh di buai rindang pepohonan yang tumbuh dihalamannya langkah-langkah sang pencari membasahi jiwa mengharapkan ridho illahi dalam penyerahan dalam sujudnya di untaian doa memuji kebesarannya.
Dipenghujung hari disudut trotoar jalan dengan semangat yang menggelora seorang lelaki tua menjajakan panganan diantara jajaran tenda-tenda biru , mengais rejeki yang halal memohonkan ridho illahi , menghitung lembar demi lembar hasil yang khan dibawa pulang.. dipenghujung hari anak dan istri yang setia menunggu dengan senyum kepulangan sang ayah.
Di titiksenja menapaki hari diantara gubuk mungil yang asri beratap rumbia menjadi pelindung dari terik panas dan dinginnya sang malam, di sudut dinding ditemani temaram lentera yang menghias titik makna kasih sang ibu melebur cinta menbasuh helai demi helai tirai kehidupan.Pengorbanan sang ayah mengukir langkah menempa hari dalam ikhtiar dalam rizki yang ditetapkannya. Bait-bait cinta yang mengalir lembut memuji kebesarannya menerobos ditirai dinding jiwa mengisi munajatnya diantara keikhlasan .
Pengabdian dalam untaian doa merajut hari menjalin cinta dalam kasih sayang dan pengorbanan mematri meraih bahagia..cinta yang terlahir dalam kasih sayang mengisi dalam senja. menghapus lelah dipenghujung hari dihias senyum dan belai manja sang buaian hati di hias ridho illahi.
Ya allah rezeki hari ini adalah teruntuk hambamu yang ihklas
Ya Allah Syukur kami atas rezeki yang telah kau berikan
Ya Allah jadikan rezeki hari ini rahmat bagi kami
Ya Allah syukur kami hanya teruntukMu
Amin..
September 11, 2008 pada 3:20 pm
Allah bersama orang-orang yang ihklas dijalannya
September 11, 2008 pada 8:42 pm
Sudah hampir 15 senja kita lalui di Ramadhan ini ya kang … dan saya harus terhenti oleh alam karena datang bulan
*urrggghhhh…*
September 12, 2008 pada 6:19 am
judul dan isinya pas bgt pak
September 12, 2008 pada 1:12 pm
Bro.. NT ini … melankolik juga yah..?
Ane salut dg NT punya Puisi.. ato kata kata itu bah..
tidak bagus tetapi sangat baik hah,? bahasa apa ini
salam dahsyat,
http://galeter.wordpress.com
September 12, 2008 pada 6:57 pm
Mas Fahrizal, saya jadi teringat Ebiet G. Ade
lantunan kata2nya membuai pembaca…
salamkenal
September 13, 2008 pada 8:13 am
bersyukur atas rezeki yang telah Allah berikan jauh lebih baik dari pada tidak mensyukuri nikmat yang telah ada. karena barang siapa yang tidak mensyukuri nikmat-Nya sesungguhnya azab Allah sungguhlah pedih. bukan begitu Ustadz Fahri? he..he…
salam…..
September 14, 2008 pada 11:28 am
Salam
duh bahasanya itu loh, bersyukur dan besyukur terkesan klise tapi efeknya dahsyat ya kan Pak ?
September 15, 2008 pada 2:07 am
Amien yaa Allah. Semoga romadhon kali ini meninggalkan jejak dihati yaitu perbaikan sehingga hari2 esok hidup lebih bermakna dan dilimpahi ridhoNya, amien
September 15, 2008 pada 9:15 am
sejuk pak ceritanya
http://cantigi.wordpress.com/2008/08/19/ibsn-ibsn/
September 15, 2008 pada 11:14 am
mampir aja … pas lewat depan blog ini hari ini
yang punya rumah tidur siang yah?
September 15, 2008 pada 5:45 pm
mampir mampir..
Ya allah rezeki hari ini adalah teruntuk hambamu yang ihklas
Ya Allah Syukur kami atas rezeki yang telah kau berikan
Ya Allah jadikan rezeki hari ini rahmat bagi kami
Ya Allah syukur kami hanya teruntukMu
Amin.. Amin.. Amin
September 16, 2008 pada 8:17 am
ya Alloh, ingatkan aku utk selalu mensyukuri rizki yg Kau berikan….
September 16, 2008 pada 6:07 pm
Ikhtiar tanpa do’a adalah kesombongan tanpa daya
September 17, 2008 pada 6:10 am
Mari ber Ikhtiar dan berdoa………………………
September 19, 2008 pada 6:59 am
doa juga merupakan salah satu dari bentuk ikhtiar tersebut !!!
September 19, 2008 pada 9:44 am
ikhlas dan bersyukur bisa jadi sumber kebahagiaan ..:-)
September 20, 2008 pada 6:41 am
Nikmatnya syukur melebihi nikmatnya Sup Buah kala berbuka puasa.
September 20, 2008 pada 12:17 pm
hiks..dalem banget..
bagus euy..jadi terharu :cry
September 23, 2008 pada 11:49 am
Puitis sekali tulisannya…………
Salut deh…
Moga sukses
September 24, 2008 pada 7:06 pm
selamat malam,bapak, aku suka tulisan yg ini lebih bermakna dan sinar penjar ilmunya dapat menghiasi langit kekagumanku. salam hangat tuk orang orang yg menyayangimu.
September 27, 2008 pada 9:11 pm
Amiin. Semoga segala pinta, segenap doa mendapt tempat terbaik dari-Nya
Oktober 4, 2008 pada 11:33 am
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum wr wb
Selamat hari Raya Idul Fitri 1429 H.
Mohon maaf atas semua salah, khilaf, tulisan yang menyakitkan hati, menyinggung perasaan, serta bersitan-bersitan hati yang pernah berprasangka.
Semoga Allah SWT menyempurnakan pahala ibadah kita di bulan Ramadhan tahun ini.
Semoga Allah SWT selalu mencurahkan hidayahnya, agar kita mampu meningkatkan kualitas ibadah kita pada Nya.
Oktober 15, 2008 pada 10:20 pm
diriku sudah tak bisa berkata lagi…
keep istiqomah..
Oktober 16, 2008 pada 9:30 pm
alhamdulillah kang, kita udah lebaran sekarang. hasilnya bisa dipetik dan dirasakan.
bagaimana pun hasilnya harus diikhlaskan, akui bahwa memang pada batas itulah kemampuannya entah 100% atau tidak.
mohon maaf lahir dan batin yaa..
November 20, 2008 pada 8:32 am
Dalam keikhlasan kita Tuhan meridhoi langkah kita…
Dalam kekhusukan kita Tuhan muliakan kita…
Dalam JalanNYa Tuhan pun melindungi kita…
Subhanallah Allahu akbar…..
November 25, 2008 pada 1:45 pm
kemana aja kang ndak kelihatan
Desember 28, 2008 pada 4:21 am
Saya selalu yaqin bahwasannya Allah tidak akan mungkin mengecewakan Hambanya
Salam penuh cinta di dalam Rahmat dan Ridho_Nya
Maret 17, 2009 pada 5:21 pm
pernah di nasihati orang waktu punya keinginan dulu. jangan pernah mengendurkan ikhtiar selain berdoa. karena tidak akan terlihat besar niatmu jika kau tidak berikhtiar
Maret 30, 2009 pada 8:38 am
ikhtiar dalam doa, 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Ya ALLOH berkahilah hamba Mu yang senatiasa berdoa, dan ikhlas akan kehendak dan iradat MUu Amin……………
September 14, 2009 pada 10:27 am
mensyukuri apapun yang diberikan Allah Ta’ala adalah salah satu bentuk penghambaan kita terhadap Allah..
semoga kita semua dapat selalu meningkatkan amal dan ibadah kita semua..