Pintu Rezeki

Mahluk dmuka bumi diberikan rejekinya dari sang penciptanya dari semua PintuNYA , dimanakah Pintu rejeki itu sebenarnya.?..Mahluk yang di ciptakan OlehNYa telah ditentukan rejeki (dari dihembuskannya roh dalam janin hingga kembalinya ruh ke penciptanya) karena Semua mahluk telah tergariskan rejekinya masing-masing..

Suara azan subuh menggema dari pengeras suara dipelosok pagi yang menebarkan hawa dinginnya,,beberapa penghuni rumah masih terlelap dalam mimpi indahnya,,bergegas beberapa pedagang mulai menggelar dagangannya dipasar, dan segelintir umat manusia yang ridho bangun dari pembaringannya menyambut panggilan NYA .Perlahan-lahan gemericik air dingin memabasuh sekujur tubuh menyucikan menghamba ke Penciptanya.

Tetesan embun membasahi tangkai-tangkai dedaunan, pepohonan menyiur dihembus angin yang mendesir bersama langkah-langkah hamba yang mengharap ridho Illahi..lamat-lamat barisan shaf tertata rapi dalam Rumah sucinya ( walaupun bisa dihitung dalam ukuran jari ) dan sang imam mengumandangkan keagungannnYA pertanda hamba yang berserah..Keikhlasan meraih kasih sayangnya adalah rahmat yang tiada tandingannya, dan selayaknya kita bersyukur atas nikmatnya ( ketika subuh kita masih sempat untuk diberikan waktu menikmati hari).

Disubuh pagi yang dingin Allah memerintahkan malaikatnya turun kebumi( intinya malaikat itu adalah pesuruh allah) untuk memberikan rejeki yang dititahkan allah kepada hamba-hambanya. ( Ternyata manusia mahluk yang mulia dong,…,tapi kok ada yang ndak bersukur jadi manusia). Digariskan rejeki diawal pagi hingga hingga pagi berikutnya…dan rejeki allah terputus ketika ruh terpisah dari raga.” diantara sebahagian harta milikmu ada hak anak yatim dan fakir miskin”

Sesungguhnya rezeki yang diberikan Allah adalah milik orang laen dan kita hanya sebagai peranta untuk menyampaikannya ( emang Allah ini perencana yang handal) sehingga terciptanya ukwuah sesama umat dan kepekaan sosial..” Sesungguhnya KU ciptakan manusia untuk saling Kenal mengenal” jadi sikaya bisa kenal dengan si miskin , pejabat bisa kenal dengan pengemis ,tulah intinya diciptakan manusia saling melengkapi. Kalo semua pada kaya ndak ada orang yang menyebutnya SI KAYA, kalau semua orang pintar si apa yang menggelarinya JENIUS…Kalo dunia penuh dengan KEBAIKAN dimana orang menilai perbuatannya Adalah benar jika Bukan Kejahatan menjadi pembandingnya.

Semoga manusia mampu menjaga keseimbanagn sebagai khalifah di muka bumi.

Satu Tanggapan ke “Pintu Rezeki”

  1. Alhamdulillah.. masih bisa baca.. n sehat..

Tinggalkan Balasan