Arsip untuk Add new tag

Cerita Usang

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , on Agustus 13, 2008 by fahrizalmochrin

Di lembaran-lembaran kertas yang berserakan di antara tumpukan buku-buku yang berdebu yang lama tak terjamah, selembar kertas usang terselip menuangkan bait-bait puisi cinta ( kenangan cinta monyet kali yach..) Emang kalo bicara cinta banyak pakar dan ahlinya yang urun rembuk apalagi yang namanya ” mat comblang” merupakan tim sukses buat memenangkan pemilu di hati sang pujaan layaknya tim suksesnya pemenangan pemilu diajang pemilihan Capresdan Wapres , berbagai tehnik dan strategi dibahas..( terkadang terinspirasi filem Bolyywood ..yang terkenal dengan apanya yach…)

Kembali ke cinta monyet terkadang lucu dan menggelikan..harus pasang aksi dan strategi,dilengkapi conttra intelijen ( buat nyadap informasi penting daftar caleg yang di keluarkan heeehhe..) yang pasti cinta monyet kata orang penuh kenangan.

Ketika Bibir tak dapat berucap Ketika kata kehilangan makna ketika telinga nggan mendengar biarlah hati yang berbicara pernah ada terukir cerita indah di antara kita…….

Cermin

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 13, 2008 by fahrizalmochrin

Apa jadinya jika dirumah kita ndak punya cermin… pikiran itu sempat terlintas dibenakku ..merupakan suatu hal yang merepotkan sekali… Apalagi kalau mau menghadiri undangan kenegaraan pastinya menghabiskan waktu berjam-jam di depan cermin mengutak atik dandanan yang serasi,,, bak orang bilang lebih enak memuji diri sendiri di depan cermin sebelum dipuji orang laen..( perasaan dikit boleh lah..ketimbang ndak ada yang muji.) heehhee…

Kalau pergi ketukang cukur disetiap dindingnya berhiaskan cermin.. supir metro mini biar kata bermandikan keringat ndak kalah aksi ama pejabat kalo dah berada di depan cermin , kebiasaan bercermin milik siapa saja. Dengan bercermin seolah-olah menjadikan manusia lebih percaya diri ( itu kata guru saya..kalo berorasi di depan kelas harus banyak latihannya di depan cermin biar ndak gugup ) mungkin hal ini yang buat teman saya selalu percaya diri , walaupun pernah ketimpuk pintu keasikan bercermin dipelataran mall yang berhiaskan kaca..heehee..

Alkisah sang raja mengadakan suatu perhelatan di istananya mengundang para pelukis pelukis handal di seluruh penjuru negerinya, Berbagai pelukis handal dengan berbagai keahliannya mulai mengguratkan kuas di kanvas kanvasnya mempersembahkan karya terbaiknya di hadapan sang raja. Disetiap lukisan disediakan selubung ( biar ndak bisa nyontek kali yachh ).. diantara pelukis itu seorang pemuda hadir dalam perhelatan dengan berbekal sebuah pengikir mulai bekerja dengan tangannya penuh kehati-hatian, tak ada kanvas yang di goreskannya… tak ada tinta yang di bekalnya..sang raja bertanya..” hai pemuda mengapa belum kau goreskan sebentuk lukisan diatas kanvasmu..sementara waktu untuk kau persembahkan karyamu hampir usai.” Sang pemuda berujar ” Wahai paduka yang mulia hamba melukis dikanvas dengan hati, jika waktunya khan tiba akan saya perlihatkan hasil lukisan hamba dihadapan paduka.” Dan tibalah saatnya pelukis pelukis mempertontonkan keindahan guratan diatas kanvas membuat seluruh istana berdejak takjum..dan pada gilirannya sang raja memanggil sang pemuda untuk memperlihatkan hasil karyanya. Sang pemuda melangkah ke sebuah lukisan yang terindah dan meletakkan selubungnya tepat dihadapannya, perlahan dilepaskannya kain selubung yang menutupinya , sebuah cermin berkilau , bersinar-sinar memancarkan keindahan , cermin memantulkan keindahan disetiap sudutnya ketika tiitik matahari menembus dari langit-langit jendela bagaikan sebuah keindahan yang terhampar di dipelupuk mata , keindahan laksana taburan permata di lautan , menyempurnakan lukisan sang pencipta dan membingkainya dalam kebersihan hati dari debu-debu kehidupan. Cermin hati khan terjaga dijiwa memantulkan lukisan diri dalam cahaya illahi…..

Pengasih&Penyayang

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 12, 2008 by fahrizalmochrin

Maha suci Allah yang menciptakan langit dan Bumi dan segala isinya untuk kesenangan umatnya menjadi khalifah di muka bumi. Diciptakannya rembulan sebagai hiasan malamnya bertaburkan bintang-bintang, menciptakan kedamaian di seluruh alam semsta, dan digantikannya siang di temani matahari untuk menjalani kehidupan dalam dunianya dan diantara pergantian keduanya adalah tanda hamba hamba yang bersyukur…Setiap Mahluk menempati alamnya yang diciptakan untuk hidupnya. Batang-batang kurma berbuah dan tumbuh digersangnya padang tandus..bunga-bunga mekar dan menebar wangi di musim seminya….kehidupan adalah sunnahnya dan telah tercipta alam untuk setiap mahluknya. sekumpulan singa laut hidup dibongkahan karang-karang antartika ,, sekeliaran unta menapaki tapal batas digurun pasir padang yang tandus. setiap Mahluk telah ditakdirkan untuk mengisi alam raya.

Dimanakah manusia sejatinya…berada..

Tujuh Belas..

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 12, 2008 by fahrizalmochrin

Indonesia dan bangsa ini dihari-hari kedepan mulai disibukkan dengan acara kelahiran sebuah bangsa dari cengkaraman penindasan ( kok mau-maunya ditindas..) Sebuah Makna pembebasan ..kemerdekaan..yang dikumandangkan seorang Tokoh yang dijadikan patnorasi dalam berkebangsaan yang membawa zamannya menuju kebangkitan menatap masa depan.Ketika bangsa ini meneriakkan meredeka atau mati..pemuda yang tergerak jiwanya menggenggam bambu runcing melawan sebuah penindasan dan kezaliman…( kok berani-beraninya modal bambu runcing berhadapan ama timah-timah panas ).

Semangat melawan penindasan dan kezaliman menggelora di jiwa jiwa para syuhada melepaskan bangsanya dari belenggu keserahakan……dan ketidak adilan. Ditujuh belas hari di genap , dirangkum di delapan bulan 63 tahun yang silam ibu pertiwi melahirkan sebuah peradaban yang telah lama sirna di telan masa..Bangsa yang terlahir dari belenggu penindasan.

Adakah kita sudah bangkit melawan penindasan dan kezaliman diri .. Adakah kita sudah melepaskan belenggu ketak berdayaan,,, Ditujuh belas yang syahdu,,,rantai belenggu diri terkungkung jiwa ,, mencari makna …. mengarungi ketakziman merengkuh ke azalian zatNya melepaskan belenggu Dunia…didekap hari dalam sujudNYA.

Burung Kertas..

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 11, 2008 by fahrizalmochrin

Tak terasa dimalam yang bertemankan bintang anganku melayang jauh , bagaikan putaran waktu kenangan-kenangan masa kecil yang berkelebat mengisi sebuah ruang hampa memasuki dimensi kehidupan, dan aku berada didalamnnya berlari lari kecil diantara rerumputan yang hijau..berkejaran menyibakkan ilalang diantara capung yang berterbangan .Sekumpulan Anak yang bersorak Riang ketika dikantung plastik beningnya berdiam capung indah yang terperangkap tangan tangan mungil.,Dengan mengikat ranting dedaunan yang mengering diujungnya diikatkan sebuah kantung plastik sebagai jaringNYa, dengan langkah yang perlahan mengendap dibalik ilalang diayuhkan perangkapnya …hupp.. seekor capung malang terperangkap ,, ada kebahagian disana…

Sekelebat cahaya anganku terbang jauh meninggalkan capung-capung yang berterbangan diilalang yang menghiaju ,,,bergantikan burung burung kertas yang menjadi penghias menemani malamku…Burung kertas menjadi kenangan terindah dalam hati akan MU. kau rangkai kertas putih hati kami, kau cipta burung kertas dijiwa kami. dan kau hadiahkan burung kertas ketika kami bersedih , bayangan wajahmu hadir bersama burung-burung kertas yang terbang keangkasa biru, dan kepadaNYA lah kita Kembali……

IQra

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 10, 2008 by fahrizalmochrin

Lembaran lembaran mushaf tua yang terhampar, berhiaskan kalimah dari kalamnya menghias sudut rumah sucinya dihias kaligrafi yang indah yang menghujamkan makna yang hakiki. Lembaran lembaran sejarah yang terlahir di bumiNYA peradaban yang telah musnah ditelan waktu bergantikan dengan zamannya. Diantara Kisahnya kita adalah pelaku sejarah yang tertulis didalamnya..Subhanallah mahasuci ALLAH. Dikisahnya yang tersurat dalam kalamnya berhiaskan tata bahasa yang memiliki makna yang teramat luas, dibingkai keindahan susunan kalimah yang menggetarkan jiwa ketika diperdengarkan meluluhkan jiwa yang haus kasih sayangNYA, pedoman dalam berprilaku dalam mengarungi alam semesta ciptaannya.

Untain kata yang tercipta dari sisinya teruntuk Hamba PilihannNYa melalui perantaraan MalaikatNya…Awal sebuah Makna yang yang terdalam menghujam Kalbu..dibenamkan dalam sanubarinya Kalam ILLahi..

IQRA..( bacalah )… Ketika malaikat menyampaikan wahyu illahi..menyeru umat pilihanNYA. Makna membaca ilmu allah yang diberikan kepada umat manusia sebagai mahluk yang paling mulia dan khalifah dimuka bumi..Rasulullah kembali bertanya kepada malaikat.. ya jibril apa yang harus saya baca.. (mohon maaf kalo pertanyaan ini pernah saya lontarkan kepada teman saya.. bukan maksud untuk merendahkan pemahaman beliau ..ketika itu saya tanyakan kepada beliau ketika malaikat menyampaikan ayat IQRA kepada Rasulullah apa yang harus dibaca .. teman saya saya menjawab malaikat memerintahkan nabi untuk membaca AL QURAN)..Sungguh terkadang Manusia dalam menjewantahan makna yang tesurat mengenyampingkan kalimah ALLAH yang tersirat di hamparan permadani cakrawalanya. Konsep Ilmu adalah sebuah pandangan yang dilihat, mendengar yang tersampaikan, merasakan dengan jiwa dan menelaahnya dalam pikiran dibingkai ketakwaan. Iqra adalah awal konsep sebuah pembelajaran kepada umat manusia, membaca kejadian alam semesta dan seisinya.

Rumah Tua Itu..

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 9, 2008 by fahrizalmochrin

Perjalanan menapaki riak waktu diantara gersang dan tandusnya hamparan gurun Pasir yang membentang di bumi para Rasulnya.. Bagaikan ombak yang berkejaran dilautan sahara menciptakan keindahan dibelai bisikan sang bayu.. Dititik akhir Perjalanan melintasi padang tandusnya , kurma kurma yang mulai mengering di pelepah daunnya.. memberikan keteduhan diantara rindangnya..Melintasi bukit-bukit karang yang terjal diantara lembah-lembah yang memberikan keindahan dalam perjalanan sang pencariNYA.

Dilembah dilingkup bukit-bukit yang tandus dan terjal berdiri rumah tua itu…Rumah yang Kokoh berdiri diterpa sang zaman, Rumah yang menjadi arah dipusat seluruh penjuru mata angin, rumah yang dibina hamba yang mensucikanNYA, rumah yang ditanahnya terlahirkan Umat mulia yang menjadai PilihanNYA, Rumah yang tertanam batu mulia dari SyurgaNYA. Disudut  manapun langkah kaki dijejakkan dari pintu manapun kau melangkah , dari belahan bumi manapun kau berada rumah tua itu menyambut jiwamu tuk mengagungkan namaNYA,menggetarkan relung kalbu terdalam, diantara keharuman yang terpancar dari Kain HItam yang menyelmuti rumahMu  terhampar di sudut jiwa ,kerinduan yang menghujam dan bibir yang basah mentasbihkan namaMU. tak terasa ada genangan kabut dihias embun yang  tertahan di gemuruh jiwa , Menggapai CintaMU dalam naungan kasih SayangMU.

Ya … ALLAH kuberserah memohon  Ampunan., kuserahkan jiwaku Tuk kembali MenghadapMU, semoga kau perkenankan hambamu kembali memenuhi panggilanMU  bersimpuh disudut RumahMU..

Panggilan Mu..

Posted in memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 8, 2008 by fahrizalmochrin

Titik embun membasuh helai dedaunan di kelopak mekarnya. Diuntaian kebisuan menghantarkan perjalanan sang rembulan menuai peraduannya memberi makna kehidupan di batas cakrawala , Keangkuhan sang Mentari menempa arti diperjalanannya menyibakkan hari. Diantara Pergantian Keduanya tercipta Keindahan dititik langit. Dibelahan manakah kau bersemayam matahariku, dibelahan manapula kau bersandingkan cinta RembulanKu..Di Awal Subuh pagiku kau Akhiri Malamku menyambut Siangku, PanggilanMU menggetarkan Arsy illahi, mentakbirkan malam khan berakhir dan mentitahkan mentari mengisi hari umatMU.

Keagunganmu menggema di penghujung malam..dan diawal pagi.

Diantara Pergantian keduanya, seluruh HambaMU bertasbih Mengagungkan MU Ya Rabb..

Aku dan Manusia Pertama

Posted in kisah dengan kaitan (tags) , on Agustus 6, 2008 by fahrizalmochrin

Siapakah manusia pertama yang menghuni belahan bumi , sering pertanyaan itu hadir dalam benak saya dan bathin ..Dari kisah-kisah yang menjadi literatur yang baik dari ajaran maupun aliran keagamaan manapun memiliki kisah yang memiliki alur yang bersentuhan. Adam dalah manusia pertama yang diciptakan ALLAH dan Hawa Wanita pertama ( juga pertama dong tentunya,, belom ada poligami tuh)yang menjadi pendamping hidupnya..

Siapakah Aku ?…

Perdebatan siapakah aku menjadi perdebatan tentang manusia pertama dimuka bumi,

Ternyata kita adalah Adam yang yang tertera dalam literature dalam kitab kitab sepanjang zaman. maha besar allah yang meberikan cahaya kehidupannya.

Dalam Al-Fatihah ku..

Posted in ROHANI, memaknai hidup dengan kaitan (tags) , , on Agustus 5, 2008 by fahrizalmochrin

Perjalanan nasib seorang manusia, dalam mengarungi hidup laksana corak warna warni dalam kanvas kehidupan dibingkai dalam ketakwaan..Kisah yang berselimut kabut tebal menghias lembaran sejarah, menyingkap tirai yang dalam lontar-lontar yang berserakan. Sejarah merupakan tonggak sebuah munculnya peradaban yang tercipta yang dititahkan sang khalik kehamparan umat yang dipilihnya., Sejarah memberikan nafas dalam terciptanya peradaban yang MADANI, Kisah sebuah peradaban yang membawa kita terbang dalam sebuah mimpi kembali ke zaman zaman yang terukir kebesaran dan kemulian seorang hamba yang dipilihkan dan menjadi kekasihNYA. Kisah-kisah PerjuanganNYA, suri tauladan dan akhlak pekertinya menjadi idaman kaum Syuhada yang merintis di jalan perjuangannya .

Lembaran lembaran yang berserakan dalam kalam Ilaahi menghujam kedalam relung hati, dalam mushaf-mushaf tua, sang pencinta meryengkuh cawan CINTANYA menenbus waktu terbang bersama kehadirannya berada dalam shaf terdepan dalam mengibarkan panji panjinya. Pemimpin yang berada dalam garis terdepan menyonsong anak panah yang menhujam , Pemimpin yang berada dalam shaf terakhir menikmati setitik dahaga. pemimpin yang menghiasi malam-malamnya hanya untukNYA yang ajali dan menghias siangnya untuk UmatNYA, Sungguh mulia pemimpin yang berakhlak mulia.

Dalam Al fatihahku, Beriringkan shalawat memuji Umat pilihannya dan pemimpin di akhir zaman Kecintaan kami dalam cahaya mu, menjadi penyejuk dalam menikmati anugrrah sang Pencipta, Ya Rassulullah dalam alfatihahku teruntuk Mu yang menjadi kekasih PlihanNYA.