Bulan sabit pada awal masuknya ramadhan akan terlihat ( untuk wilayah timur tengah akan terlihat jelas diangkasa) Bentuk bulan yang bersabit dan ditengah separuh sabitnya bersinar setitik bintang . Bentuk sabit ini ditemukan diatas kubah-kubah masjid. Fenomena alam ini adalah anugrah Allah terhadap umatnya..dimana terciptanya alam semesta adalah pembelajaran bagi umat manusia.Untuk wilayah indonesia pada umumnya tidak bisa menyaksikan Hilal dengan pandangan kasat mata, beberapa ulama harus menggunakan teropong bintang untuk memperjelasnya.
Untuk wilayah timur tengah Hilal terlihat jelas ketika matahari mulai tenggelam , bulan sabit muncul ke angkasa dan ditengahnya bersanding bintang kecil hal ini dapat disaksikan dengan kasat mata (sungguh maha besar allah menjadikannya ciptaannya..) Dengan ini Ditandai dengan jatuhnya tarikh awal bulan Ramadhan.
Konsep bintang sabit pada umumnya hanya simbol dari bentuk hilal, dan dijadikan simbol lambang islam pada zaman kerajaan othmanian , jika ditilik dari akar sejarahnya bentuk lambang islam pada umumnya pada zaman nabi adalah bendera merah dan putih ( semenjak zaman kekhalifahan konsep bendera lebih diarahkan ke warna hijau), ini terlihat ketika RASULLAH memimpin ummah melakukan peperangan melawan kezhaliman kaum jahiliyah.
Jadi sebenarnya pemilihan bendera pusaka Indonesia adalah Konsep ISLAM, yang mendasarinya, Bentuk Merah Putih adalah konsep perjuangan, dalam peperangan RASULLAH melawan musuh-musuhnya menggunakan Sorban berwarna merah, dan sesekali menggunakan berwarna putih. Jadi Hijau tidak harus identik dengan islam, mungkin pemilihan warna hijau lebih melambangkan kedamaian ( tapi tentara juga pake loreng hijau,, tapi kelakuannya bikin onar)